Pengikut

Kamis, September 12, 2019

FUNGSI LOGIKA IF MAJEMUK

Materi Ajar               : Fungsi Logika If Majemuk
Kelas                         : XI A2, XI S1, XI S2, XI A1
Jumlah Jam               : 1 Jp ( 45")
Pertemuan                 : 8


IF TUNGGAL, IF MAJEMUK, IF OR AND
v Fungsi Logika (IF) Pada Excel

a.   Fungsi Logika ( IF ) Pada Excel
Dalam pelajaran TIK, Jika Nilai TIK kalian kurang dari 75 maka harus remidi dan jika mendapatkan nilai 75, 76,77 ke atas berarti kalian lulus.

PERINTAH LOGIKA
“JIKA NILAI TIK < 75 MAKA REMIDI”
“JIKA NILAI TIK >= 75 MAKA LULUS”

Dalam Excel perintah logika dikenal dengan fungsi logika IF, yaitu suatu fungsi yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang dihadapkan dengan suatu kondisi tertentu. Kondisi tersebut membentuk suatu pernyataan yang baku dan menuntut jawaban "Benar" dan "Salah".

Rumusnya,

Perlu diingat tentang operasi logika / operator pembanding, digunakan sebagai syarat dari kondisi.

Untuk setiap nilai benar dan salah yang diberikan, jika bertype Karakter, makaharus diapit tanda petik dua ( "  " ) sedangkan yang bertype Numerik / Angka maka diketikkan biasa saja.




1.      IF Tunggal

Fungsi logika IF yang hanya memiliki satu kondisi / syarat, sehingga dipastikan memiliki dua hasil yang akan ditampilkan yaitu hasil yang sesuai syarat (kondisi) atau hasil yang tidak sesuai syarat (kondisi) akibat dari satu kondisi / syarat tersebut, sehingga hanya membutuhkan satu IF (Tunggal)

Rumus seperti di atas ....

Contoh :

Dalam pelajaran TIK, Jika Nilai TIK kalian kurang dari 75 maka harus remidi dan jika mendapatkan nilai 75, 76 ke atas berarti kalian lulus.

Berarti, jika isi sel B3 (nilai) < 75 (kondisi) maka Remidi (Hasil sesuai kondisi) dan jika isi sel B3 (nilai) >= 75 (selain < 75) maka Lulus (Hasil tidak sesuai kondisi).

Jawab :
Rumus IF dapat juga dimasukkan melalui menu dengan langkah – langkah sebagai berikut :
  1. Klik Formulas
  2. Klik Logical
  3. Klik / pilih IF
  4. Kotak Function Arguments aktif, isi kondisi (syarat) dan nilai (hasil) yang ditentukan.
  5. Klik OK

2.    IF Majemuk

Fungsi logika IF yang memiliki lebih dari satu kondisi / syarat, sehingga dipastikan memiliki lebih dari dua hasil yang akan ditampilkan yaitu hasil yang sesuai syarat (kondisi) pertama, kedua dan seterusnya dan yang terakhir hasil yang tidak sesuai syarat (kondisi) semuanya, akibat dari satu kondisi / syarat tersebut, sehingga membutuhkan lebih dari satu IF (Majemuk).

Yang perlu diingat dalam IF majemuk adalah Jumlah IF = Hasil – 1, tutup kurung yang terakhir sebanyak jumlah IF, susunan IF yang terakhir seperti IF tunggal.
Rumus
Ditentukan nilai TIK,

< 50 adalah Gagal, >= 50 sampai < 75 adalah Remidi, >= 75 adalah Lulus



Artinya, nilai / hasil ada tiga yaitu, gagal, remidi dan lulus (jumlah IF ada dua, tanda kurung tutup terakhir ada dua). Kondisi / syaratnya cukup dua yaitu < 50 (hasilnya gagal) dan >= 75 (hasilnya lulus), selain dua kondisi / syarat tersebut (tidak memenuhi syarat semuanya) hasilnya ditempatkan pada nilai salah (remidi).



Menggabungkan Fungsi Logika IF dan Fungsi String

Fungsi logika IF dimana pada bagian kondisi / syarat digunakan juga fungsi string untuk mengambil beberapa teks yang sesuai dengan ketentuan.



Misal,

Ketentuan

TUJUAN diperoleh dari NOMOR PENGIRIMAN, jika :

MD = Madiun,

SB   = Surabaya,

ML = Malang



JENIS PAKET diperoleh dari NOMOR PENGIRIMAN, jika :

K  = Kilat,

B  = Biasa



Rumus yang digunakan adalah,

Tujuan (sel B3)

Rumus yang digunakan adalah,
Jenis Paket (sel C3)


Hasil setelah rumus dimasukkan,

3.     Fungsi IF Bertingkat
Setelah kita mengenal penggunaan fungsi IF secara tunggal, sebenarnya fungsi tersebut dapat kita maksimalkan dengan menggunakannya secara bertingkat. Artinya, tidak saja satu fungsi IF yang kita gunakan, tetapi beberapa fungsi IF dalam sekali penggunaan.


Sebagai contoh dalam kahidupan sehari-hari adalah, jika cuaca di kota hujan deras maka kemungkinan lalu lintas akan macet, jika hujan biasa kemungkinan akan padat merayap, jika mendung kemungkinan lalu lintas akan mengalir perlahan, sedangkan jika cuaca cerah maka lalu lintas akan lancar.










Fungsi yang dapat kita gunakan adalah:
=IF(D22=$G$20,$H$20,IF(D22=$G$21,$H$21,IF(D22=$G$22,$H$22,$H$23)))


Sebagai contoh kedua, misalnya dalam pengelompokan Nilai Hasil Ujian. Setiap nilai mahasiswa pada ujian mata kuliah akan dicantumkan dalam kelompok Nilai Huruf, yaitu nilai A, B, C, D dan E. Ketentuan pengelompokan huruf nilai ujian tersebut adalah sebagaimana terlihat pada gambar berikut:












Fungsi yang dapat kita gunakan adalah:

=IF(AND(D5>$G$7,D5<$H$5),$I$6,IF(AND(D5>$G$6,D5<$H$4),$I$5,IF(AND(D5>$G$5,D5<$H$3),$I$4,IF(D5>$G$4,$I$3,$I$7))))


Selain dengan menggunakan urutan menaik, yaitu jika nilainya antara 20-40, maka hurufnya D, jika antara 40-60 hurufnya C, jika antara 60-80 hurufnya B, jika antara 80-100 hurufnya A, jika selainnya (kurang dari 20) hurufnya E.
Pernyataan untuk menyusun fungsi tersebut juga dapat kita susun secara menurun, yaitu jika nilainya antara 100-80 hurufnya A, jika antara 80-60 hurufnya B, jika antara 60-40 hurufnya C, jika antara 40-20 hurufnya D, dan sisanya berhuruf E.
Fungsi yang dapat kita tuliskan adalah:

=IF(AND(M8<=$G$3,M8>=$H$3),$I$3,IF(AND(M8<=$G$4,M8>=$H$4),$I$4,IF(AND(M8<=$G$5,M8>=$H$5),$I$5,IF(AND(M8<=$G$6,M8>=$H$6),$I$6,$I$7))))



sumber: http://excel-hebat.blogspot.com/2010/11/fungsi-if-bertingkat.html
 4. Fungsi IF dan AND

Format Umum Fungsi IF dan AND:

=IF(AND(tes logika 1; tes logika 2; ...);
Kondisi 1 jika benar ; kondisi 2 jika salah)

Fungsi AND tidak akan berarti apa-apa kalau tidak diterapkan dengan fungsi yang lain karena, hanya akan menghasilkan nilai TRUE dan FALSE. Dari tabel atau gambar: 751 (pada postingan sebelumnya) tambahkan satu kolom Penerapan di sebelahnya dan gabungkan fungsi AND dengan IF. Bagaimana caranya ...? Mari kita melihat tabel yang berikut ini:

Untuk mengisi penerapan mempunyai ketentuan sebagai berikut: jika semua nilai lebih atau sama dengan 4 maka mempunyai pernyataannya LULUS. Sedangkan jika salah satu atau semua nilai kurang dari 4 pernyataannya GAGAL. Maka rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:
  1. Letakkan kursor pada sel E3.
  2. Isi sel tersebut dengan: 
Sumber: http://artikel-teknolog.blogspot.com/2011/12/penerapan-fungsi-if-dan-and.html
5. Fungsi if or
Fungsi OR juga mempunyai lebih dari satu tes logika atau pengujian. Prinsipnya adalah kebalikan dari prinsip AND, yaitu: jika semua tes logika atau pengujian itu mempunyai nilai SALAH, maka ia akan menghasilkan nilai SALAH (False). Tetapi apabila salah satu atau semua nilai itu BENAR, maka ia akan menghasilkan nilai BENAR (True).

Format Umum penulisan rumus OR.
=OR(tes logika 1; tes logika 2;... tes logika n)

Jika menggunakan function: Function OR menyediakan 30 tes logika atau argumen yang bisa digunakan.

Perhatikan tabel kebenaran dengan fungsi OR pada yang berikut ini:

Dari tabel ini rumus yang digunakan adalah:
  1. Letakkan kursor pada sel D3.
  2. Isi sel tersebut dengan:


Rabu, September 11, 2019

FITUR APLIKASI OFFICE

MATERI AJAR          : MEMBUAT EQUATION
KELAS                        : X A4, X A2, X S5
JUMLAH JAM            : 2 JP ( 90")
PERTEMUAN             : 8


Sebagai pengetahuan awal perlu diketahui bahwa fasilitas yang disediakan Microsoft Office untuk menulis data dan rumus matematika adalah Equation. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Letakkan kursor pada bagian yang akan di masukkan rumus matematika
2. Klik tab menu Insert
3. Pada kelompok Symbols klik Equation, sebagaimana gambar berikut;

cara 1 mengetik equation
4. Selanjutnya akan ditampilkan beberapa pilihan sebagai berikut:

cara 2 mengetik equation
5. Silahkan anda memilih jenis rumus yang di butuhkan, jika mau melihat lebih lanjut klik Scrool yang ada di sebelah kanan taskpane itu.
6. Salah satu rumus yang anda pilih nantinya akan tampil sebagai berikut:

cara 3 mengetik equation
7. Setelah ada yang dipilih, tulislah data yang ada secara pelan-pelan dan teliti.
8. Untuk kembali ke dokumen utama, anda tinggal klik di luar area equation.


Kamis, September 05, 2019

FUNGSI STRING

MATERI AJAR             : Fungsi String
KELAS                          : XI A4,
JP                                   : 1 JP ( 45")
PERTEMUAN              : 7

  1. Text adalah string teks yang berisi karakter yang ingin di ekstrak.
  2. Num_Chars adalah menentukan jumlah karakter yang ingin di ekstrak dari kiri.
    Num_Chars nilainya harus lebih besar dari 0 (Nol).
    Jika nilai Num_Chars lebih besar dari panjang teks maka semua karakter teks akan di tampilkan.
    Jika Num_Chars dihilangkan atau tidak ditentukan, maka otomatis diasumsikan sebagai 1.)






Contoh Penggunaan Rumus LEFT, MID dan RIGHT

Untuk lebih memahami penerapan fungsi LEFT, MID dan RIGHT bisa dilihat pada contoh Menentukan Jadwal Kuliah berikut ini:
A
B
C
D
  1  
KODE
  JENIS MATA KULIAH  
  NAMA MATA KULIAH  
    KELAS    
2
  TE123P  
3
PA125S
4
TE127S
5
PA124P
6
TE126P
7
8
NAMA MATA KULIAH
9
KODE
NAMA
10
123
BAHASA
11
124
AGAMA
12
125
STATISTIK
13
126
GRAFIK
14
127
LOGIKA
15

Keterangan:
- Jenis Mata Kuliah diambil dari 2 karakter pertama dalam kolom KODE. TE=Teori, PA=Praktek.
- Nama Mata Kuliah diambil dari karakter ketiga dalam kolom KODE sebanyak 3 karakter.
- Kelas diambil dari karakter ke 6 dari kolom KODE. P=Pagi, S=Sore.

Penyelesaian:
Pada Cell B2 ketikkan rumus:
=IF(LEFT(A2;2)="TE";"TEORI";IF(LEFT(A2;2)="PA";"PRAKTEK";""))

Pada Cell C2 ketikkan rumus:
=IF(MID(A2;3;3)="123";$B$10;IF(MID(A2;3;3)="124";$B$11;IF(MID(A2;3;3)="125";$B $12;IF(MID(A2;3;3)="126";$B$13;IF(MID(A2;3;3)="127";$B$14;"")))))

. . . atau dengan rumus yang lebih singkat dengan fungsi LOOKUP
=LOOKUP(--MID(A2;3;3);$A$10:$A$14;$B$10:$B$14)

Pada Cell D2 ketikkan rumus:
=IF(RIGHT(A2;1)="P";"PAGI";IF(RIGHT(A2;1)="S";"SORE";""))

*Selanjutnya tinggal drag and drop pada B2, C2, dan D2 ke bawah untuk menyalin rumus ke baris-baris berikutnya..

Jika semua rumus benar, hasilnya akan seperti ini:
A
B
C
D
  1  
KODE
  JENIS MATA KULIAH  
  NAMA MATA KULIAH  
    KELAS    
2
  TE123P  
TEORI
BAHASA
PAGI
3
PA125S
PRAKTEK
STATISTIK
SORE
4
TE127S
TEORI
LOGIKA
SORE
5
PA124P
PRAKTEK
AGAMA
PAGI
6
TE126P
TEORI
GRAFIK
PAGI
7
8
NAMA MATA KULIAH
9
KODE
NAMA
10
123
BAHASA
11
124
AGAMA
12
125
STATISTIK
13
126
GRAFIK
14
127
LOGIKA
15

Selasa, September 03, 2019

FUNGSI LOGIKA IF

Materi Ajar                : Fungsi Logika If Tunggal
Kelas                          : XI A4, XI A1
Jumlah Jam                : 1 JP ( 45")












Senin, September 02, 2019

FITUR APLIKASI OFFICE

Materi Ajar                  : Memakai fitur lanjut aplikasi office Word
Kelas                            : X S1, X A6, X A1, X S2, X S3
Jumlah Jam                  : 2 JP ( 45")
Pertemuan                    : 7

Microsoft Word (Ms.Word) merupakan software pengolah kata yang sering digunakan untuk membuat dokumen, tulisan, dan karya ilmiah. Jika dibandingkan dengan software di Microsoft Office lain, Ms. Word termasuk yang paling populer bagi semua kalangan, mulai dari pelajar hingga profesional.
Di dalam Microsoft Word, terdapat beragam fitur yang berfungsi untuk membuat tampilan dokumen menjadi beragam dan lebih kompleks. Jadi, tampilan dokumen yang dihasilkan sangat bervariatif dan bisa menyesuaikan kebutuhan pengguna. Fitur-fitur seperti page setup atau insert mungkin sudah biasa. 

Bagaimana dengan 8 fitur di bawah ini? Mungkin Anda jarang mendengar bahkan menggunakannya. Padahal fitur-fitur berikut ini bisa memudahkan pekerjaan Anda juga, lho! Simak beberapa fitur Microsoft Word yang bisa makin memudahkan pekerjaan seperti dikutip dari Cermati.com.

1. ‘Quick Style’ untuk Menyimpan ‘Style’ Tulisan Favorit
Saat ini Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk merubah styles tulisan pada setiap halaman dokumen. Anda bisa menggunakan fitur Quick Styles untuk menyimpan styles favorit di Ms. Word.
Jika styles tersebut ingin kembali digunakan pada dokumen yang baru, Anda cukup mengklik menu styles yang ada pada tab home. Fitur Quick Styles akan membantu Anda untuk mengubah tulisan secara menyeluruh sesuai keinginan. Mulai dari gaya tulisan, ukuran tulisan, atau bahkan warna tulisan.

2. ‘Equation Toolbar’ untuk Menuliskan Rumus
Untuk menyelesaikan pekerjaan hitungan, misalnya, Anda lebih suka menggunakan
Microsoft Excel. Padahal fitur Equation Toolbar yang terdapat di Microsoft Word bisa
membantu Anda untuk menyelesaikan soal hitung-hitungan.
Fitur equation bisa ditemukan pada tab insert di bagian menu symbols. Ada banyak rumus atau persamaan yang bisa Anda temukan di sana, baik persamaan matematika, kimia, maupun fisika.

3. ‘Replace’ untuk Mengganti Kata yang Salah
Kesalahan dalam pengetikan kata itu wajar, tapi bagaimana kalau Anda ingin mengganti satu kata pada semua paragraf dalam satu dokumen? Pasti butuh banyak waktu kalau Anda mencari dan mengganti kata secara satu per satu.
Tapi, fitur Replace akan memudahkan Anda untuk memperbaiki kata-kata yang dianggap salah. Untuk mengaktifkan fitur replace, klik menu Replace yang ada pada tab home.
Ketikkan kata yang salah di kolom “find”, lalu ketik kata yang benar di kolom “replace”. Klik Ok untuk memperbarui kata-kata secara otomatis.

4. ‘View Side By Side’ dan ‘Synchronous Scrolling’
Jika ingin membuka dua dokumen dalam waktu yang bersamaan, Anda bisa menggunakan fitur View Side by Side. Fitur ini bisa digunakan sekaligus untuk membandingkan dua dokumen dengan isi yang berbeda-beda.
Agar semakin mudah lagi, Anda bisa menggunakan fitur Synchronous Scrolling jika ingin scroll dokumen ke atas maupun ke bawah. Menariknya lagi, fitur ini bisa digunakan untuk scroll dua dokumen sekaligus secara bersamaan.

5. ‘Translate Tool’ untuk Menerjemahkan Kalimat
Ingin menerjemahkan kata atau kalimat pada dokumen secara keseluruhan? Gunakan fitur translate yang ada pada tab review. Anda tidak perlu memperbaharui Ms. Word ke versi 2013 atau 2016, karena fitur ini sudah tersedia pada Ms. Word 2010.
Jika Anda ingin menerjemahkan seluruh dokumen, silakan blok dokumennya terlebih
dahulu. Pilih menu translate, lalu pilih bahasa terjemahan yang diinginkan.
Fitur translate menyediakan beragam bahasa yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan
Anda.

6. ‘AutoText’ untuk Mengetikkan Kata secara Berulang
Bila mengetik kata yang berulang, Anda bisa menekan tombol copy paste yang ada pada keyboards. Tapi, perintah copy paste pada kalimat sebelumnya bisa hilang ketika Anda ingin menyalin kalimat yang baru.
Namun, fitur AutoText akan memudahkan pekerjaan salin-menyalin kalimat yangdiinginkan. Sebelum menggunakan fitur ini, Anda harus blok kata atau kalimat favorit Anda.
Klik menu quick parts pada tab insert, lalu pilih Autotext dan save selection to autotext
gallery.
Lakukan hal yang sama jika Anda ingin menyimpan kata atau kalimat yang baru. Untuk
melihat atau menggunakan kata dan kalimat, silakan klik Autotext pada menu Quick Parts.

7. ‘Pin’ untuk Menandai Dokumen-Dokumen Penting
Menemukan dokumen sebelumnya bukan pekerjaan mudah, terutama jika ditimpa oleh
dokumen-dokumen yang baru saja dibuat. Untuk mengubah atau menyalin tulisan dari
dokumen yang lama, gunakan fitur pin yang terdapat pada tab file.
Cara menggunakan fitur pin sangat mudah. Setelah mengetik dan menyimpan dokumen, silakan buka tab file lalu berikan pin atau tanda di samping kanan judul dokumen tersebut. Dokumen yang diberi tanda akan ditempatkan di posisi paling atas pada tab file.

8. ‘Inspect Document’ untuk Menjaga Dokumen
Tulisan berbentuk dokumen perlu dijaga keamanannya, apalagi jika Anda bermaksud untuk mengirim dokumen tersebut melalui email atau sosial media. Guna mengamankan bagian tertentu, aktifkan fitur Inspect Document.
Tidak hanya mengamankan, fitur inspect document juga membantu Anda untuk mengedit atau menghapus kata atau kalimat yang mengandung unsur-unsur SARA sebelum mengirimkan dokumen.
Fitur yang Jarang Diketahui, Tapi Sangat Bermanfaat
Microsoft Word menawarkan beragam fitur yang bisa digunakan untuk memudahkan
pekerjaan Anda. Di antara sekian banyak fitur, beberapa fitur di atas masih sangat jarang digunakan. Padahal jika semua fitur dimanfaatkan secara maksimal, pekerjaan Anda semakin cepat terselesaikan.

TABLE OF CONTENT

Materi Ajar                   : Membuat Daftar Isi menggunakan Table Of Content
Kelas                             : X A2, X A4, X A5
Jumlah Jam                   : 2 JP ( 90")
Pertemuan                     : 6

Membuat Daftar Isi dengan Menggunakan Table of Content
Daftar isi digunakan untuk mempercepat pencarian dokumen dan juga untuk mengetahui secara garis besar yang terdapat pada dokumen. Mungkin anda sudah pernah membuat daftar isi dengan menggunakan tabs, nah pada tutorial kali ini saya akan membahas membuat daftar isi dengan menggunakan table of content. keunggulannya, dengan menggunakan table of content akan menghemat waktu karena kita tidak perlu mengetik daftar isi akan tetapi kita harus mempunyai contoh makalah, skripsi atau tugas akhir terlebih dahulu.
Sebelum membuat daftar isi kita seleksi terlebih dahulu isi teks pada makalah, skripsi atau tugas akhir yang akan dibuat daftar isi.
Berikut penjelasannya :

Langkah 1

Setiap makalah, skripsi, ataupun tugas akhir pasti mempunyai judul (BAB I, BAB II dsb), sub judul (1.1. atau A. dsb), sub sub judul (1.1.1 atau a. dsb)

 
Setiap Judul dijadikan Level 1
Sub Judul dijadikan level 2
Sub sub judul dijadikan level 3
Adapun langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :
  • Seleksi teks terlebih dahulu
  • Aktifkan tab reference
  • Klik tombol Add teks lalu klik tombol level 1 sehingga teks yang diseleksi akan dijadikan BAB

Langkah 2
  • Untuk membuat sub judul, seleksi teks yang dimaksud
  • Kemudian lakukan hal yang sama seperti langkah diatas, lalu klik tombol level 2

Langkah 3

Untuk membuat sub judul yang lainnya, ikuti langkah yang sama seperti langkah diatas lalu klik tombol level 3.

  • Jika sudah selesai melakukan seleksi terhadap judul dan sub judul, letakkan kursor pada area yang kosong untuk membuat daftar isi
  • Pada tab reference, klik tombol table of contents
  • Lalu klik tombol automatic table 1


Maka bab dan sub bab yang telah diberi level akan membuat daftar isi secara otomatis. Dan hasilnya akan seperti gambar dibawah ini :
 
Tampilan Daftar Isi dengan menggunakan Table of Content
Ket :
  1. Untuk menambahkan level baru pada daftar isi, anda bisa lakukan dengan mengklik kanan pada daftar isi, lalu pilih update field, klik update entire table, maka judul, sub bab atau sub sub bab baru akan muncul.
  2. Sedangkan untuk memperbaharui halaman, anda bisa lakukan dengan mengklik kanan pada daftar isi, lalu pilih update field, klik update page number only, maka halaman baru akan diperbaharui.


Kamis, Agustus 29, 2019

Cara Menyalin Data Tabel Antara Excel Dan Word Di Excel 2013

Seperti halnya Anda membuat Workbook untuk menyimpan dan mengelola data di Excel, Anda bisa menggunakan Word untuk membuat laporan dan dokumen teks untuk menjelaskan dan menyediakan konteks penting untuk data Worksheet Anda. Dokumen Word juga bisa mempresentasikan data pada tabel, yang diatur dalam baris dan kolom seperti Worksheet. Anda bisa menyalin data dari dokumen Word ke Worksheet Excel, dan sebaliknya, dari Excel ke Word.

Cara menyalin data dari Word ke Excel:

  1. Di Word, pilih tabel yang ingin Anda masukkan ke Excel.
  2. Klik tab Home.
  3. Klik tombol Copy.
  4. Di Excel, klik pada cell dimana Anda ingin menampilkan bagian kiri-atas tabel.
  5. Klik tab Home.
  6. Klik Paste.

Cara menyalin data dari Excel ke Word:

  1. Di Excel, pilih cell yang ingin Anda salin.
  2. Klik tab Home.
  3. Klik tombol Copy.
  4. Di Word, klik lokasi dimana Anda akan menempatkan cell yang disalin dari Excel.
  5. Klik tab Home.
  6. Klik Paste.