Kelas : X A1-X A6, X S1- X S3.
1.Uraikan yang dimaksud dengan
A. Lingking : menghubungkan antar aplikasi.
B. Embeding : menanamkan antar aplikasi
2. Uraikan langkah-langkah embeding ms-power point kedalam ms-excel
Jwb. Klik insert --> Objek --> klik power point presentation.
3. Uraikan yang di maksud dengan table of content dan fungsinya.
Jwb. Table of content adalah Daftar isi
Fungsinya mempercepat pencarian dokumen.
4. Uraikan yang dimaksud dengan equation
Jwb. Membuat data dan rumus matematika.
5. Uraikan langkah-langkah membuat Equation.
Jwb. Klik insert --> Equation --> Insert new Equation.
6. Uraikan yang dimaksud dengan :
A. Hardware adalah perangkat keras
B. Software adalah perangkat lunak
C. Brainware adalah manusia/operator
7. Sebutkan contoh perangkat komputer yang tergolong kedalam perangkat keras minimal 5.
Jwb. Cpu, Monitor, keyboard, mouse, printer, speaker, dll
Khusus no 7 menyebutkan indikator hardware diluar jawaban namun masih lingkup IT dianggap benar.
8. Sebutkan contoh perangkat lunak minimal 3
Jwb. Sistem operasi, aplikasi office, aplikasi program.
Khusus no 8 menyebutkan indikator dari jawaban dianggap benar.
KEGIATAN PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMATIKA YANG KETERKAITAN DENGAN BIMBINGAN TEKNOLOGI YANG DIHADAPKAN DENGAN KEBUTUHAN ERA GLOBALISASI
Pengikut
Sabtu, September 28, 2019
Jumat, September 20, 2019
Cara Membuat Tabel di Microsoft excel 2010
1. Buka microsoft excel.
2. lihat di deretan menu atas, pada bagian insert pilih table.

3. Biarkan menu pop up yang muncul, silahkan anda klik tahan dan tarik sampai jumlah kolom dan baris sesuai dengan yang anda inginkan.
4. setelah jumlah kolom dan baris sesuai dengan yang anda inginkan silahkan klik ok.

5. jika tabel berhasil di buat tampilannya seperti gambar di bawah ini.

sampai langkah di atas anda sudah berhasil membuat tabel di microsoft excel tinggal anda isi saja mau di pakai buat data apa.
Selain membuat tabel dengan langkah-langkah di atas, kita juga bisa membuat tabel menggunakan border.
Membuat Tabel di Microsoft Excel Dengan Border
1. Seperti biasa silahkan buka microsoft excel.
2. Blok dan tarik semua data yang mau anda jadikan tabel, seperti pada gambar di bawah ini.

3. Setelah anda blok silahkan pada menu border pilih all borders.

jika berhasil tabelnya akan seperti ini.

Senin, September 16, 2019
KISI-KISI SOAL PTS
Materi Ajar : Kisi-kisi soal Penilaian Akhir Semester
Kelas : X A1- X A6, X S1 - X S3
PERTEMUAN. : 9
1. PENGERTIAN LINGKING DAN EMBEDING MS-OFFICE
Kelas : X A1- X A6, X S1 - X S3
PERTEMUAN. : 9
1. PENGERTIAN LINGKING DAN EMBEDING MS-OFFICE
2. PENGERTIAN TABLE OF CONTENT
3. LANGKAH-LANGKAH MAIL MERGE
4. LANGKAH-LANGKAH EMBEDING
5. PENGERTIAN HARDWARE, SOFTWARE DAN BRAINWARE
6. CONTOH PERANGKAT KERAS
7. CONTOH PERANGKAT LUNAK
8. PENGERTIAN EQUATION
Kamis, September 12, 2019
FUNGSI LOGIKA IF MAJEMUK
Materi Ajar : Fungsi Logika If Majemuk
Kelas : XI A2, XI S1, XI S2, XI A1
Jumlah Jam : 1 Jp ( 45")
Pertemuan : 8
IF TUNGGAL, IF MAJEMUK, IF OR AND
Fungsi logika IF yang hanya memiliki satu kondisi / syarat, sehingga dipastikan memiliki dua hasil yang akan ditampilkan yaitu hasil yang sesuai syarat (kondisi) atau hasil yang tidak sesuai syarat (kondisi) akibat dari satu kondisi / syarat tersebut, sehingga hanya membutuhkan satu IF (Tunggal)
Fungsi yang dapat kita gunakan adalah:
=IF(D22=$G$20,$H$20,IF(D22=$G$21,$H$21,IF(D22=$G$22,$H$22,$H$23)))
Sebagai contoh kedua, misalnya dalam pengelompokan Nilai Hasil Ujian. Setiap nilai mahasiswa pada ujian mata kuliah akan dicantumkan dalam kelompok Nilai Huruf, yaitu nilai A, B, C, D dan E. Ketentuan pengelompokan huruf nilai ujian tersebut adalah sebagaimana terlihat pada gambar berikut:
=IF(AND(D5>$G$7,D5<$H$5),$I$6,IF(AND(D5>$G$6,D5<$H$4),$I$5,IF(AND(D5>$G$5,D5<$H$3),$I$4,IF(D5>$G$4,$I$3,$I$7))))
Selain dengan menggunakan urutan menaik, yaitu jika nilainya antara 20-40, maka hurufnya D, jika antara 40-60 hurufnya C, jika antara 60-80 hurufnya B, jika antara 80-100 hurufnya A, jika selainnya (kurang dari 20) hurufnya E.
Pernyataan untuk menyusun fungsi tersebut juga dapat kita susun secara menurun, yaitu jika nilainya antara 100-80 hurufnya A, jika antara 80-60 hurufnya B, jika antara 60-40 hurufnya C, jika antara 40-20 hurufnya D, dan sisanya berhuruf E.
Fungsi yang dapat kita tuliskan adalah:
=IF(AND(M8<=$G$3,M8>=$H$3),$I$3,IF(AND(M8<=$G$4,M8>=$H$4),$I$4,IF(AND(M8<=$G$5,M8>=$H$5),$I$5,IF(AND(M8<=$G$6,M8>=$H$6),$I$6,$I$7))))
sumber: http://excel-hebat.blogspot.com/2010/11/fungsi-if-bertingkat.html
4. Fungsi IF dan AND
Format Umum Fungsi IF dan AND:
=IF(AND(tes logika 1; tes logika 2; ...);
Kondisi 1 jika benar ; kondisi 2 jika salah)
Fungsi AND tidak akan berarti apa-apa kalau tidak diterapkan dengan fungsi yang lain karena, hanya akan menghasilkan nilai TRUE dan FALSE. Dari tabel atau gambar: 751 (pada postingan sebelumnya) tambahkan satu kolom Penerapan di sebelahnya dan gabungkan fungsi AND dengan IF. Bagaimana caranya ...? Mari kita melihat tabel yang berikut ini:
Untuk mengisi penerapan mempunyai ketentuan sebagai berikut: jika semua nilai lebih atau sama dengan 4 maka mempunyai pernyataannya LULUS. Sedangkan jika salah satu atau semua nilai kurang dari 4 pernyataannya GAGAL. Maka rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:
Perhatikan tabel kebenaran dengan fungsi OR pada yang berikut ini:
Dari tabel ini rumus yang digunakan adalah:
Kelas : XI A2, XI S1, XI S2, XI A1
Jumlah Jam : 1 Jp ( 45")
Pertemuan : 8
IF TUNGGAL, IF MAJEMUK, IF OR AND
v Fungsi Logika (IF) Pada Excel
a. Fungsi Logika ( IF ) Pada Excel
Dalam pelajaran TIK, Jika Nilai TIK kalian kurang dari 75 maka harus remidi dan jika mendapatkan nilai 75, 76,77 ke atas berarti kalian lulus.
PERINTAH LOGIKA
“JIKA NILAI TIK < 75 MAKA REMIDI”
“JIKA NILAI TIK >= 75 MAKA LULUS”
Dalam Excel perintah logika dikenal dengan fungsi logika IF, yaitu suatu fungsi yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang dihadapkan dengan suatu kondisi tertentu. Kondisi tersebut membentuk suatu pernyataan yang baku dan menuntut jawaban "Benar" dan "Salah".
Perlu diingat tentang operasi logika / operator pembanding, digunakan sebagai syarat dari kondisi.
Untuk setiap nilai benar dan salah yang diberikan, jika bertype Karakter, makaharus diapit tanda petik dua ( " " ) sedangkan yang bertype Numerik / Angka maka diketikkan biasa saja.
1. IF Tunggal
Fungsi logika IF yang hanya memiliki satu kondisi / syarat, sehingga dipastikan memiliki dua hasil yang akan ditampilkan yaitu hasil yang sesuai syarat (kondisi) atau hasil yang tidak sesuai syarat (kondisi) akibat dari satu kondisi / syarat tersebut, sehingga hanya membutuhkan satu IF (Tunggal)
Rumus seperti di atas ....
Contoh :
Dalam pelajaran TIK, Jika Nilai TIK kalian kurang dari 75 maka harus remidi dan jika mendapatkan nilai 75, 76 ke atas berarti kalian lulus.
Berarti, jika isi sel B3 (nilai) < 75 (kondisi) maka Remidi (Hasil sesuai kondisi) dan jika isi sel B3 (nilai) >= 75 (selain < 75) maka Lulus (Hasil tidak sesuai kondisi).
Jawab :
Rumus IF dapat juga dimasukkan melalui menu dengan langkah – langkah sebagai berikut :
- Klik Formulas
- Klik Logical
- Klik / pilih IF
- Kotak Function Arguments aktif, isi kondisi (syarat) dan nilai (hasil) yang ditentukan.
- Klik OK
2. IF Majemuk
Fungsi logika IF yang memiliki lebih dari satu kondisi / syarat, sehingga dipastikan memiliki lebih dari dua hasil yang akan ditampilkan yaitu hasil yang sesuai syarat (kondisi) pertama, kedua dan seterusnya dan yang terakhir hasil yang tidak sesuai syarat (kondisi) semuanya, akibat dari satu kondisi / syarat tersebut, sehingga membutuhkan lebih dari satu IF (Majemuk).
Yang perlu diingat dalam IF majemuk adalah Jumlah IF = Hasil – 1, tutup kurung yang terakhir sebanyak jumlah IF, susunan IF yang terakhir seperti IF tunggal.
Ditentukan nilai TIK,
< 50 adalah Gagal, >= 50 sampai < 75 adalah Remidi, >= 75 adalah Lulus
Artinya, nilai / hasil ada tiga yaitu, gagal, remidi dan lulus (jumlah IF ada dua, tanda kurung tutup terakhir ada dua). Kondisi / syaratnya cukup dua yaitu < 50 (hasilnya gagal) dan >= 75 (hasilnya lulus), selain dua kondisi / syarat tersebut (tidak memenuhi syarat semuanya) hasilnya ditempatkan pada nilai salah (remidi).
Menggabungkan Fungsi Logika IF dan Fungsi String
Fungsi logika IF dimana pada bagian kondisi / syarat digunakan juga fungsi string untuk mengambil beberapa teks yang sesuai dengan ketentuan.
Ketentuan
TUJUAN diperoleh dari NOMOR PENGIRIMAN, jika :
MD = Madiun,
SB = Surabaya,
ML = Malang
JENIS PAKET diperoleh dari NOMOR PENGIRIMAN, jika :
K = Kilat,
B = Biasa
Rumus yang digunakan adalah,
Tujuan (sel B3)
Rumus yang digunakan adalah,
Hasil setelah rumus dimasukkan,
3. Fungsi IF Bertingkat
Setelah kita mengenal penggunaan fungsi IF secara tunggal, sebenarnya fungsi tersebut dapat kita maksimalkan dengan menggunakannya secara bertingkat. Artinya, tidak saja satu fungsi IF yang kita gunakan, tetapi beberapa fungsi IF dalam sekali penggunaan.
Sebagai contoh dalam kahidupan sehari-hari adalah, jika cuaca di kota hujan deras maka kemungkinan lalu lintas akan macet, jika hujan biasa kemungkinan akan padat merayap, jika mendung kemungkinan lalu lintas akan mengalir perlahan, sedangkan jika cuaca cerah maka lalu lintas akan lancar.
Sebagai contoh dalam kahidupan sehari-hari adalah, jika cuaca di kota hujan deras maka kemungkinan lalu lintas akan macet, jika hujan biasa kemungkinan akan padat merayap, jika mendung kemungkinan lalu lintas akan mengalir perlahan, sedangkan jika cuaca cerah maka lalu lintas akan lancar.
Fungsi yang dapat kita gunakan adalah:
=IF(D22=$G$20,$H$20,IF(D22=$G$21,$H$21,IF(D22=$G$22,$H$22,$H$23)))
Sebagai contoh kedua, misalnya dalam pengelompokan Nilai Hasil Ujian. Setiap nilai mahasiswa pada ujian mata kuliah akan dicantumkan dalam kelompok Nilai Huruf, yaitu nilai A, B, C, D dan E. Ketentuan pengelompokan huruf nilai ujian tersebut adalah sebagaimana terlihat pada gambar berikut:
=IF(AND(D5>$G$7,D5<$H$5),$I$6,IF(AND(D5>$G$6,D5<$H$4),$I$5,IF(AND(D5>$G$5,D5<$H$3),$I$4,IF(D5>$G$4,$I$3,$I$7))))
Selain dengan menggunakan urutan menaik, yaitu jika nilainya antara 20-40, maka hurufnya D, jika antara 40-60 hurufnya C, jika antara 60-80 hurufnya B, jika antara 80-100 hurufnya A, jika selainnya (kurang dari 20) hurufnya E.
Pernyataan untuk menyusun fungsi tersebut juga dapat kita susun secara menurun, yaitu jika nilainya antara 100-80 hurufnya A, jika antara 80-60 hurufnya B, jika antara 60-40 hurufnya C, jika antara 40-20 hurufnya D, dan sisanya berhuruf E.
Fungsi yang dapat kita tuliskan adalah:
=IF(AND(M8<=$G$3,M8>=$H$3),$I$3,IF(AND(M8<=$G$4,M8>=$H$4),$I$4,IF(AND(M8<=$G$5,M8>=$H$5),$I$5,IF(AND(M8<=$G$6,M8>=$H$6),$I$6,$I$7))))
sumber: http://excel-hebat.blogspot.com/2010/11/fungsi-if-bertingkat.html
4. Fungsi IF dan AND
Format Umum Fungsi IF dan AND:
=IF(AND(tes logika 1; tes logika 2; ...);
Kondisi 1 jika benar ; kondisi 2 jika salah)
Fungsi AND tidak akan berarti apa-apa kalau tidak diterapkan dengan fungsi yang lain karena, hanya akan menghasilkan nilai TRUE dan FALSE. Dari tabel atau gambar: 751 (pada postingan sebelumnya) tambahkan satu kolom Penerapan di sebelahnya dan gabungkan fungsi AND dengan IF. Bagaimana caranya ...? Mari kita melihat tabel yang berikut ini:
Untuk mengisi penerapan mempunyai ketentuan sebagai berikut: jika semua nilai lebih atau sama dengan 4 maka mempunyai pernyataannya LULUS. Sedangkan jika salah satu atau semua nilai kurang dari 4 pernyataannya GAGAL. Maka rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:
- Letakkan kursor pada sel E3.
- Isi sel tersebut dengan:
Sumber: http://artikel-teknolog.blogspot.com/2011/12/penerapan-fungsi-if-dan-and.html
5. Fungsi if or
5. Fungsi if or
Fungsi OR juga mempunyai lebih dari satu tes logika atau pengujian. Prinsipnya adalah kebalikan dari prinsip AND, yaitu: jika semua tes logika atau pengujian itu mempunyai nilai SALAH, maka ia akan menghasilkan nilai SALAH (False). Tetapi apabila salah satu atau semua nilai itu BENAR, maka ia akan menghasilkan nilai BENAR (True).
Format Umum penulisan rumus OR.
=OR(tes logika 1; tes logika 2;... tes logika n)
Jika menggunakan function: Function OR menyediakan 30 tes logika atau argumen yang bisa digunakan.
Format Umum penulisan rumus OR.
=OR(tes logika 1; tes logika 2;... tes logika n)
Jika menggunakan function: Function OR menyediakan 30 tes logika atau argumen yang bisa digunakan.
Perhatikan tabel kebenaran dengan fungsi OR pada yang berikut ini:
Dari tabel ini rumus yang digunakan adalah:
- Letakkan kursor pada sel D3.
- Isi sel tersebut dengan:
Rabu, September 11, 2019
FITUR APLIKASI OFFICE
MATERI AJAR : MEMBUAT EQUATION
KELAS : X A4, X A2, X S5
JUMLAH JAM : 2 JP ( 90")
PERTEMUAN : 8
Sebagai pengetahuan awal perlu diketahui bahwa fasilitas yang disediakan Microsoft Office untuk menulis data dan rumus matematika adalah Equation. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Letakkan kursor pada bagian yang akan di masukkan rumus matematika
2. Klik tab menu Insert
3. Pada kelompok Symbols klik Equation, sebagaimana gambar berikut;
4. Selanjutnya akan ditampilkan beberapa pilihan sebagai berikut:
5. Silahkan anda memilih jenis rumus yang di butuhkan, jika mau melihat lebih lanjut klik Scrool yang ada di sebelah kanan taskpane itu.
6. Salah satu rumus yang anda pilih nantinya akan tampil sebagai berikut:
7. Setelah ada yang dipilih, tulislah data yang ada secara pelan-pelan dan teliti.
8. Untuk kembali ke dokumen utama, anda tinggal klik di luar area equation.
KELAS : X A4, X A2, X S5
JUMLAH JAM : 2 JP ( 90")
PERTEMUAN : 8
Sebagai pengetahuan awal perlu diketahui bahwa fasilitas yang disediakan Microsoft Office untuk menulis data dan rumus matematika adalah Equation. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Letakkan kursor pada bagian yang akan di masukkan rumus matematika
2. Klik tab menu Insert
3. Pada kelompok Symbols klik Equation, sebagaimana gambar berikut;
4. Selanjutnya akan ditampilkan beberapa pilihan sebagai berikut:
5. Silahkan anda memilih jenis rumus yang di butuhkan, jika mau melihat lebih lanjut klik Scrool yang ada di sebelah kanan taskpane itu.
6. Salah satu rumus yang anda pilih nantinya akan tampil sebagai berikut:
7. Setelah ada yang dipilih, tulislah data yang ada secara pelan-pelan dan teliti.
8. Untuk kembali ke dokumen utama, anda tinggal klik di luar area equation.
Kamis, September 05, 2019
FUNGSI STRING
MATERI AJAR : Fungsi String
KELAS : XI A4,
JP : 1 JP ( 45")
PERTEMUAN : 7
Pada Cell C2 ketikkan rumus:
. . . atau dengan rumus yang lebih singkat dengan fungsi LOOKUP
Pada Cell D2 ketikkan rumus:
*Selanjutnya tinggal drag and drop pada B2, C2, dan D2 ke bawah untuk menyalin rumus ke baris-baris berikutnya..
Jika semua rumus benar, hasilnya akan seperti ini:
KELAS : XI A4,
JP : 1 JP ( 45")
PERTEMUAN : 7
- Text adalah string teks yang berisi karakter yang ingin di ekstrak.
- Num_Chars adalah menentukan jumlah karakter yang ingin di ekstrak dari
kiri.
Num_Chars nilainya harus lebih besar dari 0 (Nol).
Jika nilai Num_Chars lebih besar dari panjang teks maka semua karakter teks akan di tampilkan.
Jika Num_Chars dihilangkan atau tidak ditentukan, maka otomatis diasumsikan sebagai 1.)
Contoh
Penggunaan Rumus LEFT, MID dan RIGHT
Untuk lebih memahami penerapan fungsi LEFT, MID dan RIGHT
bisa dilihat pada contoh Menentukan Jadwal Kuliah berikut ini:
A
|
B
|
C
|
D
|
|
1
|
KODE
|
JENIS
MATA KULIAH
|
NAMA
MATA KULIAH
|
KELAS
|
2
|
TE123P
|
|||
3
|
PA125S
|
|||
4
|
TE127S
|
|||
5
|
PA124P
|
|||
6
|
TE126P
|
|||
7
|
||||
8
|
NAMA
MATA KULIAH
|
|||
9
|
KODE
|
NAMA
|
||
10
|
123
|
BAHASA
|
||
11
|
124
|
AGAMA
|
||
12
|
125
|
STATISTIK
|
||
13
|
126
|
GRAFIK
|
||
14
|
127
|
LOGIKA
|
||
15
|
||||
Keterangan:
- Jenis Mata Kuliah diambil dari 2 karakter pertama dalam kolom KODE. TE=Teori, PA=Praktek.
- Nama Mata Kuliah diambil dari karakter ketiga dalam kolom KODE sebanyak 3 karakter.
- Kelas diambil dari karakter ke 6 dari kolom KODE. P=Pagi, S=Sore.
Penyelesaian:
Pada Cell B2 ketikkan rumus:
- Jenis Mata Kuliah diambil dari 2 karakter pertama dalam kolom KODE. TE=Teori, PA=Praktek.
- Nama Mata Kuliah diambil dari karakter ketiga dalam kolom KODE sebanyak 3 karakter.
- Kelas diambil dari karakter ke 6 dari kolom KODE. P=Pagi, S=Sore.
Penyelesaian:
Pada Cell B2 ketikkan rumus:
=IF(LEFT(A2;2)="TE";"TEORI";IF(LEFT(A2;2)="PA";"PRAKTEK";""))
Pada Cell C2 ketikkan rumus:
=IF(MID(A2;3;3)="123";$B$10;IF(MID(A2;3;3)="124";$B$11;IF(MID(A2;3;3)="125";$B $12;IF(MID(A2;3;3)="126";$B$13;IF(MID(A2;3;3)="127";$B$14;"")))))
. . . atau dengan rumus yang lebih singkat dengan fungsi LOOKUP
=LOOKUP(--MID(A2;3;3);$A$10:$A$14;$B$10:$B$14)
Pada Cell D2 ketikkan rumus:
=IF(RIGHT(A2;1)="P";"PAGI";IF(RIGHT(A2;1)="S";"SORE";""))
*Selanjutnya tinggal drag and drop pada B2, C2, dan D2 ke bawah untuk menyalin rumus ke baris-baris berikutnya..
Jika semua rumus benar, hasilnya akan seperti ini:
A
|
B
|
C
|
D
|
|
1
|
KODE
|
JENIS
MATA KULIAH
|
NAMA
MATA KULIAH
|
KELAS
|
2
|
TE123P
|
TEORI
|
BAHASA
|
PAGI
|
3
|
PA125S
|
PRAKTEK
|
STATISTIK
|
SORE
|
4
|
TE127S
|
TEORI
|
LOGIKA
|
SORE
|
5
|
PA124P
|
PRAKTEK
|
AGAMA
|
PAGI
|
6
|
TE126P
|
TEORI
|
GRAFIK
|
PAGI
|
7
|
||||
8
|
NAMA
MATA KULIAH
|
|||
9
|
KODE
|
NAMA
|
||
10
|
123
|
BAHASA
|
||
11
|
124
|
AGAMA
|
||
12
|
125
|
STATISTIK
|
||
13
|
126
|
GRAFIK
|
||
14
|
127
|
LOGIKA
|
||
15
|
||||
Langganan:
Postingan (Atom)












